Jumat, 29 Desember 2017

Jembatan Lau Luhung Yang Tinggal Kenangan

Jembatan Gantung Lau Luhung Sebagian papan diatas jembatan tak lagi berada diposisi semula, sebagian lagi lapuk, keropos dan terlihat b... thumbnail 1 summary
Jembatan Gantung Lau Luhung
Sebagian papan diatas jembatan tak lagi berada diposisi semula, sebagian lagi lapuk, keropos dan terlihat berlubang. Tiang-tiang berisi kabel penyanggah yang memberi kesan kokoh bagi jembatan Lau Luhung kini diselimuti daun-daun dan rerumputan. Begitulah kondisi Jembatan Lau Luhung atau yang lebih familiar disebut Titi Gantung STM Hulu, sekarang.

Sejak beroperasinya jembatan baru pada tahun 2013, Titi Gantung yang dibangun pada tahun 1979 praktis tidak lagi digunakan. Padahal dulunya jembatan dengan panjang hampir 200 Meter tersebut adalah satu-satunya sarana lalu lintas penduduk dalam berdagang, bertani dan memenuhi keperluan lainnya. Tanpa jembatan ini, masyarakat Desa Tanjung Raja, Rumah Liang dan Kutambacang tak bisa melintas ke Tigajuhar yang merupakan pusat kecamatan STM Hulu.

Menurut penuturan warga, bahkan Titi Gantung STM Hulu juga dilalui pickup kecil yang melansir angkut buah sawit. Begitupula kerbau dan berbagai binatang ternak milik warga yang hendak dijual. Pernah satu ketika, seekor kerbau warga terjatuh kedalam jurang disisi jembatan. Dengan tinggi hampir 150 Meter, kerbau tersebut pun “terburai” berserakan.

Seiring dengan wacana pembangunan jalur jalan alternatif dari Deli Serdang (STM Hulu) menuju Tanah Karo (Barusjahe), peran jembatan baru yang lebih kokoh dan mampu menampung beberapa lajur kendaraan pasti sangat diperlukan. Dengan terbukanya akses jalan, Hal ini tentu berdampak positif terhadap pembangunan ekonomi masyarakat sekitar. Namun bukan berarti salah satu jembatan gantung terpanjang di Sumatera Utara yang penuh sejarah itu kini dibiarkan dalam kondisi memprihatinkan kan?

Kiranya tak sulit merawat dan mengelola Titi Gantung STM Hulu agar lebih bermanfaat. Berbekal alam yang indah disekitarnya, lokasi ini tentu potensial dijadikan salah satu spot pariwisata di STM Hulu. Para pengunjung yang datang ke Danau Linting, Air Terjun Pelangi, atau Lau Mentar bisa menjadikan Jembatan Gantung Lau Luhung sebagai satu nilai tambah saat berwisata.

Tinggal lagi, apakah Pemerintah, khusunya Pemkab Deli Serdang mau?

Tidak ada komentar

Posting Komentar