Sabtu, 28 Maret 2015

Danau Sidihoni

Barangkali tidak banyak yang tau kalau Danau Toba menyimpan keunikan bernama Danau Sidihoni. Hal ini tidak lain karena Danau Sid... thumbnail 1 summary


Barangkali tidak banyak yang tau kalau Danau Toba menyimpan keunikan bernama Danau Sidihoni. Hal ini tidak lain karena Danau Sidihoni terdapat di Pulau Samosir yang merupakan pulau diatas Danau Toba. Oleh sebab itu orang menyebutnya sebagai satu fenomena danau diatas danau. Secara administratif, danau ini terletak di Kecamatan Ronggur Ni Huta, Kabupaten Samosir. Sumatera utara. Menuju Kecamatan Ronggur Ni Huta dapat diakses melalui Panggururan yang merupakan ibukota Kabupaten Samosir.

Untuk sampai kelokasi, anda harus melewati jalan mendaki perbukitan di pulau samosir dengan medan yang cukup curam dan menantang. Adapun jarak tempuh sekitar 8 km (15 menit) dari pusat kota Panggururan. Keluhan disebabkan akses jalan yang tidak begitu baik akan terbayar lewat indahnya panorama alam selama menempuh perjalanan. Danau Toba terbentang tidak seperti umumnya, karena kali ini terlihat menyempit dengan latar belakang Gunung Pusuk Buhit. Pusuk Buhit sendiri merupakan gunung yang begitu disakralkan oleh semua orang batak (https://aminio.blogspot.co.id/2016/08/mendaki-gunung-kramat-orang-batak.html). Sebab gunung ini konon adalah tempat asal mula nenek moyang orang batak diturunkan.


Luas Danau Sidihoni memang cuma sekitar 5 Ha, namun Sidihoni menyajikan pesona alam dengan perbukitan disekitarnya yang ditumbuhi tanaman pinus tersusun begitu indah. Selain itu, yang menjadikan Sidihoni semakin menarik dikunjungi tentu saja karena faktor keunikannya menjadi danau yang terletak diatas sebuah danau. Tidak salah menjadikan Sidihoni sebagai salah satu destinasi yang wajib dikunjungi apabila anda datang berlibur ke Samosir. Tetapi sayangnya, Sidihoni bukanlah tempat yang tepat jika ingin dikunjungi berlama-lama apalagi menetap. Mengingat aspek sarana dan prasarana penunjang pariwisata di wilayah tersebut masih sangat minim. Jangan bayangkan anda bisa menemukan hotel untuk menginap, rumah makan saja sulit ditemukan disana.


Yang menjadi catatan kritis buat kita bersama adalah mengenai debit airnya Danau Sidihoni yang terus menyusut. Dari informasi yang didapat dari masyarakat setempat, dahulu danau ini cukup luas dengan ketinggian air relatif dalam. Namun seiring bertambahnya jumlah penduduk dan penebangan hutan yang tidak memperhatikan pertimbangan kelestarian ekosistem, berimbas pada kondisi Danau Sidihoni menjadi cukup memprihatinkan. Hmm, artinya jangan dulu bermimpi mampu mengembangkan Danau Sidihoni menjadi salah satu objek wisata unggulan di Pulau Samosir, berpikir saja untuk menjaga kelestarian ekosistem sekitar danau ini. Semoga salah satu keajaiban berupa danau diatas danau tidak hilang ditelan waktu

2 komentar

  1. artikelnya bagus, ijin share di https://ksmtour.com ya, terima kasih

    BalasHapus
  2. saya sudah ke danau sidihoni, danau ini memang benar2 indah

    BalasHapus